Oleh: hermanussugianto | Mei 19, 2008

100 Tahun Kebangkitan Nasional Di tengah Kebangkrutan Nasional

Bila kita mundur ke belakang kebelakang ada satu peristiwa sejarah yang melahirkan sebuah gerakan untuk memperbaiki nasib bangsa. 1908 Budi Utomo bersama Intelektual bangsa lainnya menggagas mimpi besar sebuah bangsa Indonesia. Tetapi bagaimana realita 100 tahun kebangkitan nasional ini begitu nyata di hadapan kita. Coba kita lihat berbagai persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia ini.

Persoalan sandang pangan, dimana banyak rakyat miskin yang tidak mampu memenuhi kebutuhan sandang pangan.

Dari sisi pendidikan masih banyak anak-anak indonesia yang tidak bisa mengenyam bangku sekolah karena terbentur biaya pendidikan.

Dari segi kesehatan masih banyak rakyat Indonesia yang tidak mampu berobat dan kalaupun ada kartu berobat gratis bagi rakyat miskin serta rumah sakit pemerintah yang menyediakan layanan gratis, rakyat disibukkan dengan urusan administrasi yang bertele-tele dan lambat dan bahkan dipersulit.

Realitas politik atas semangat kebangangsaan masih rendah, wakil rakyat  yang seharusnya merakyat  tidak demikian. bahkan mereka melakukan hal-hal yang tidak terpuji.  Mereka menjadikan  kekuasaannya sebagai tempat mencari popularitas dan uang haram.

Sementara pemerintah seolah-oleh menutup mata akan penderitaan rakyat. Menaikkan harga BBM misalnya, pemerintah tidak peduli dengan teriakan rakyat agar tidak menaikkan BBM. Tekad pemerintah sudah bulat “menaikan BBM untuk menyelamatkan APBN” begitu kira-kira alasan pemerintah.

Semua persoalan diatas menjadi refleksi bagi kita bawa 100 tahun kebangkitan nasional tidak ada apa-apanya. Tetapi 100 tahun kebangkitan nasional lebih tepat dimaknai sebagai awal dari kebangkrutan Nasional. Ketidakmampuan pemerintah mengatasi persoalan-persoalan mendasar yang dihadapi bangsa kita ini akan membawa kita pada situasi serba sulit dan bahkan MATI.


Responses

  1. sesungguhnya kalo bangsa ini meninggalkan semua kemewahan atau mau bayar pajak yakinlah nggak akan bangkrut negara kita

    hehheehh BTW tolong dong bantu aku buat blog bagus kayak punya mu neh….trus kasih komn ya di blogku…thankx

  2. Terimakasih atas kunjugannya, tapi maaf kamu ndak ninggalin alamat blogmu, jadi saya harus berkunjung kemana?

  3. ayo jangan pesimis dan putus asa
    ayo bangkit

  4. Tapi sebenarnya memang perlu banyak biaya untuk membangkitkan kembali mentalitas dan moralitas bangsa yang sudah benar-benar ‘rusak’. Barangkali kemewahan itu merupakan salah satu ijtihad pemerintah. (Walau mungkin agak salah). Namun perlu dipahami pula bahwa pemerintah butuh wibawa termasuk terhadap pemberitaan asing, sebab tidak ada negara yang bisa sejahtera jika pemerintahnya tidak berwibawa


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: