Oleh: hermanussugianto | April 14, 2008

Diberi, tapi tak kaya-kaya

Banyak program pengentasan kemiskinan yang telah diberikan pemerintah Republik Indonesia kepada rakyat miskin. Diantaranya Kompensasi BBM, AskesKin dan lain-lain.

Tetapi masih saja banyak rakyat miskin yang tetap saja miskin setelah diberikan kompensasi, justru penduduk miskin di Indonesia terus saja bertambah dari tahun ke tahun.

Istilah yang tepat adalah “Diberi, tapi tak kaya-kaya” justru semakin banyak yang miskin. Apa ada yang salah dengan program yang bernama kompensasi dan subsidi dari pemerintah tercinta.

Kita lihat kenyataan yang terjadi dilapangan, di komplek saya tinggal, setiap bulan ada minyak tanah bersubsidi datang ke Pangkalan. Paling tidak 2 kali dalam satu bulan. Minyak biasanya datang pada sore menjelang malam hari ketika tidak banyak orang yang tahu.

Ketika orang-orang ingin membeli minyak tanah minyak tersebut sudah habis alias digelapkan, hanya sebagian saja yang dapat. Sisanya disimpan oleh sang Pemilik Pangkalan. Minyak tersebut dijual kembali oleh si pemilik pangkalan ke Industri.

Kenyataan lain, selain minyak tanah bersubsidi ada juga beras Bulog atau RASKIN yang disalurkan melalui kelurahan setempat. Tetapi aneh yang ngambil beras miskin kok yang pakai sepeda motor. Apa dia rakyat miskin juga ya?

Itu hanya sebagian contoh kasus saja, bahwa program pengentasan kemiskinan yang seharusnya ditujukan untuk rakyat kecil justru orang orang yang bukan berhak yang menerimanya.

Dari beberapa contoh kasus penyimpangan ini pemerintah seharusnya mengevaluasi program untuk kesejahteraan rakyat miskin. Program Kesejahteraan banyak digulirkan pemerintah, tetapi semakin hari semakin banyak rakyat miskin. Seharusnya semakin banyak program pemerintah untuk kesejahteraan rakyat miskin, semakin sedikit orang yang miskin dan bukan malah sebaiknya.


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: