Posted by: hermanussugianto | Juni 9, 2008

Hati-Hati Terhadap URL Internet Banking BNI Palsu….

Hati-Hati Terhadap URL Internet Banking BNI Palsu….
Makin banyak Modus Penipuan di Dunia maya, salah satu nya Modus ini, hanya memanfaat ketelodoran Nasabah yang hendak menggunakan layanan Internet banking dalam Mengklik Alamat URL i-Bank

Tampilan nya serupa, Pesis banget…. ga jauh beda…! ketika, anda sudah masuk ke Url i-Bank yang salah Tersebut, admin akan mendeteksi user dan Pass yang anda masukkan, kemudian meraka akan Loggin ke Account Bank anda yang sebenernya, dan ketika masukan Kode dari KeyPad untuk Melakukan Transaksi Transfer, mereka juga akan memasukkan Kode yang sama, kemudian………….. Bablassss!!!! duit anda Entah kemana!! hueheuheue…………. hati-hati bos, yang sering bayar2 Lewat internet Banking, Resiko nya lumayann…!!! Perlu lebih hati-hati.

Contoh Url i-Bank Palsu :

http://lbank-bni.com/directRetail/ibank=5527676192639726473248532845734382/

tulisan asli :http://blog.artistarefill.com/?m=200712

Posted by: hermanussugianto | Juni 2, 2008

Seks Saat Hamil

Banyak wanita mengkuatirkan hubungan seksual saat hamil dan berpikir untuk pantang. Namun kehamilan sebenarnya tidak harus berpantang hubungan seksual asalkan kehamilan tersebut sehat. Yang penting diperhatikan dalam melakukan hubungan seksual saat hamil adalah posisi.

Ada tiga pilihan posisi yang bisa dilakukan oleh suami-istri, ketika usia kehamilan istri semakin bertambah, yaitu pertama the side lying position, pada pilihan posisi ini suami istri berbaring miring pada salah satu sisi tubuhnya, jadi bukan telentang atau tengkurap. Dalam posisi ini ada dua variasi yaitu saling berhadapan atau suami berada di belakang istri. Jadi penetrasi bisa dari sisi depan atau belakang. Keuntungan posisi ini, di samping menghindari tekanan pada perut yang semakin membesar, suami-istri bisa lebih rileks dan tangan masing-masing bisa saling membelai bagian tubuh pasangan yang merupakan erotic zone.

Kedua, the woman on top position, pilihan posisi ini dilakukan dengan cara suami tidur telentang dan istri mengambil posisi di atas suami. Pada kehamilan trimester kedua atau ketiga istri bukan tengkurap di tubuh suami namun duduk di atas paha suami. Pada posisi ini keuntungannya disamping tekanan pada perut istri bisa dihilangkan, istri bisa lebih mengendalikan proses hubungan yang dilakukannya, disamping itu suami juga akan lebih bebas untuk membelai bagian tubuh istri terutama payudara dan klitoris untuk meningkatkan intensitas rangsangan sehingga istri lebih mudah mencapai orgasme.

Ketiga, the husband behind position, kadang disebut pula dengan istilah the rear position. Pada posisi ini prinsipnya penetrasi vagina dilakukan dari belakang, tapi bukan anal seks. Adapun variasi yang bisa dipilih untuk usia kehamilan trimester kedua dan ketiga adalah istri jongkok atau berdiri, sementara suami mengambil posisi di belakang istri untuk melakukan penetrasi. Selain untuk menghindarkan tekanan pada perut istri, posisi ini memiliki dua keuntungan lain yaitu pertama, penetrasi yang dalam, sebagian wanita menyukai sentuhan ujung penis dengan leher rahim yang berada di puncak vagina. Kedua, pada posisi ini suami lebih bebas untuk menggunakan tangannya untuk membelai bagian-bagian tubuh istri yang sensitif.

Oral seks meskipun tidak berbahaya, namun tidak disarankan sebab ada dimensi yang sulit dicapai dengan gaya hubungan seksual seperti ini, yaitu dimensi relationship. Dimensi ini lebih mudah tercapai melalui kontak genital yang memunginkan suami-istri saling berpandangan saat melakukan hubungan intim. Posisi hubungan seksual yang paling indah ini tercatat dalam Kidung Agung 2 : 6 Tangan kirinya ada di bawah kepalaku, tangan kanannya memeluk aku. Be WiSe, Always remember Wisdom for Sex Life. (draw)/*jwb

Posted by: hermanussugianto | Juni 2, 2008

Outer Course

Cukup banyak pasangan muda yang memiliki pemahaman bahwa saat hamil tidak boleh melakukan hubungan seksual, bahkan ada pasangan suami istri yang sama sekali tidak melakukan hubungan seksual selama dan beberapa bulan pasca persalinan. Namun anggapan ini adalah mitos atau cerita turun-temurun yang tidak memiliki bukti-bukti scientific.
Ed Wheat, MD dalam bukunya yang berjudul Intended for Pleasure menulis, frekuensi rata-rata hubungan seksual semasa dan pasca kehamilan adalah sebagai berikut, trimester pertama, 2,25 kali per minggu, trimester kedua 2,39 per minggu, trimester terakhir 1,08 kali per minggu, setelah persalinan 2,65 kali per minggu. Yang bisa dipetik dari data ini adalah seks masih tetap dilakukan oleh sebagian besar pasangan meskipun dalam keadaan hamil.
Sedikit peningkatan frekuensi pada trimester kedua (bulan ke-4 s/d ke-6 kehamilan) sangat mungkin akibat telah terjadi adaptasi terhadap kehamilan yang sedang dialami dan belum banyak kendala anatomi sebagaimana saat memasuki trimester terakhir. Secara medis tidak ada sesuatu yang perlu dirisaukan jika kehamilan yang dialami tidak disertai faktor penyulit, artinya kondisinya sehat-sehat saja. Faktor penyulit yang mengharuskan seorang istri tidak boleh melakukan hubungan seksual adalah bila kehamilanya terancam mengalami keguguran atau bila istri mengalami gangguan kesehatan yang serius berkaitan dengan kehamilannya seperti mengalami hypertensi dalam kehamilan, muntah-muntah yang berlebihan atau kondisi kesehatan tertentu yang akan diberitahukan oleh dokter kebidanan saat melakukan pemeriksaan rutin kehamilan.
Yang perlu diketahui, kontak seksual tidak akan menjangkau apalagi mengganggu janin yang terlindung secara aman dalam cairan ketuban yang terbungkus rapat dalam selaput ketuban. Cairan ketuban akan menjadi shock absorbent yang amat baik sehingga gerakan saat melakukan senggama maupun kontraksi rahim saat orgasme akan teredam oleh cairan tersebut dan tidak akan mengganggu janin. Ejakulasi yang terjadi juga tidak akan menjangkau janin karena disamping pengaruh struktur anatomi juga adanya selaput ketuban yang melindungi janin dari zat-zat dari luar. Jadi wanita hamil tidak usah takut, hubungan seksual tetap boleh dilakukan tanpa ada resiko mengganggu janin.
Hubungan tanpa penetrasi atau disebut dengan outer course boleh saja dilakukan kalau suami-istri lebih nyaman melakukan hal tersebut walaupun sebenarnya inter course tidak dilarang dengan variasi posisi tertentu. Yang pasti jangan berpantang walau sedang hamil. Seperti dikatakan dalam I Korintus 7 : 5 Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak. Be WiSe, Always remember Wisdom for Sex Life. (draw) /*jwb

Posted by: hermanussugianto | Mei 31, 2008

Tempoyak, digoreng atau dicampur ikan, Sedap….

Tempoyak merupakan salah satu dari sekian banyak jenis makanan khas Kalimantan Barat terutama yang ada di pedalaman. Tempoyak dibuat menggunakan bahan dasar durian yang sudah matang dan rasanya sedikit asam. Tempoyak sangat enak bila dicampur dengan ikan terutama ikan sungai.

Selain untuk menambah rasa pada ikan sungai, tempoyak juga bisa dimasak dengan cara di goreng. Namun tidak semua orang suka dengan memakan tempoyak. Tempoyak yang sudah jadi tahan disimpan selama berbulan-bulan.

Tempoyak dibuat pada saat musim durian dengan bahan dasar tentunya durian yang sudah matang. Cara pembuatannya terbilang gampang. Pertama-tama durian yang sudah matang dikupas kulitnya, kemudian diambil isinya dengan memisahkan biji dengan isinya. isi durian yang telah dipisah dengan bijinya diberikan garam secukupnya lalu dicampur dan diaduk hingga merata.

Isi durian yang sudah di campur dengan garam secara merata dimasukan kedalam wadah seperti toples dan lain-lain lalu ditutup dengan rapat dan dibiarkan paling tidak satu minggu. Setelah satu minggu tempoyak sudah siap untuk dimasak dengan cara di goreng menggunakan minyak secukupnya atau di campur dengan ikan sungai dengan menumis terlebih dahulu ikan. Ikan yang ditambahkan dengan tempoyak rasanya sedap dan mengundang selera untuk makan.

Nah… anda tertarik untuk mencoba membuat dan memakannya? Anda bisa mencoba membuatnya sendiri dan pastinya anda akan ketagihan.

Herman

Posted by: hermanussugianto | Mei 30, 2008

Pansuh Ikan, Memasak Ikan Menggunakan Bambu

Ada banyak cara untuk memasak ikan agar terasa enak dan mengundang selera makan. Baik itu di goreng masak kuah, asem pedas dan lain sebagainya. Tapi bagaimana jika ikan dimasak dengan cara yang lain yakni memasak ikan menggunakan bambu sebagai media untuk memasaknya. Untuk menu yang satu ini anda patut untuk mencobanya selain rasanya enak dan gurih menu ikan pansuh ini benar-benar akan membuat anda ingin mencobanya kembali. Namun satu hal yang perlu diperhatikan adalah ikan yang digunakan adalah ikan sungai dan bukan ikan laut.

Cara memasaknya sangat mudah, mula-mula ikan yang sudah dibersihkan diberi garam, micin secukupnya , daun kandis yang sudah di tumbuk kasar, dan buah kandis untuk rasa asamnya.

Ikan yang sudah dicampur dengan bumbu tadi dimasukan kedalam buluh (bambu) dan diberi air secukupnya. setelah itu bambu dipanggang diatas api sampai ikan tersebut matang dan siap untuk di sajikan.

Mudah membuatnya bukan? nah selamat mencoba…….

Herman

Older Posts »

Kategori